Rabu, 12 Desember 2012

"Real To Me"

"real to me"

aku telah memilih jalanku, aku akan menjadi aku utuk siapapun. ketika semua orang memilih berlari mengejar mimpi, aku lebih senang berjalan cepat dengan aman sambil terus berujuang melawan cacian yang senantiasa menyertaiku. aku tau aku adalah harapan bagi mereka yang menyayangiku, dan aku akan berusaha mewujudkannya. "Tapi dengan caraku"
Mungkin aku sedikit egois, karna merasa hanya aku yang tau apa yang terbaik untuk aku dan orang-orang yang menyayangiku. bukan ingin membantah atau tidak ingin mendengar, tapi mereka harus mengerti bahwa jalan hidup setiap orang itu berbeda. dan aku merasa berhak menentukan arah jalan hidupku.

saat perjalananku belum begitu jauh, jiwaku sudah harus berkelahi dengan perkataan dan pernyataan miring mengenai diriku. tak lama aku mulai terbiasa dengan hal itu. aku mulai belajar bagaimana menghadapi hidup tanpa harus mengemis pada orang tua.

aku menjual semua kebisaanku/keahlianku. tuhan masih memberi aku jalan dengan segala yang dia titipkan padaku. aku bisa dan mengerti apa yang tidak banyak orang pahami. aku mau belajar dan mengerjakan apa yang menurutku bermanfaat untuk banyak orang.

Mungkin perjalananku masih sangat panjang, dan masih banyak hal yang harus aku hadapi dan harus aku yakinkan bahwa aku tau akan menjadi apa aku kelak.

dan aku akan terus berjuang dan percaya.
"allah tidak akan pernah memberi cobaan yang hambanya tidak mampu menjalaninya"

ini perjalanan saya !


By. Mega Syafriliani

Senin, 10 Desember 2012

film pendek indonesia

Ada awal pasti ada akhir. dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan, menyakitkan memang saat harus berkata "Hello, Goodbye (hallo, selamat tinggal)"


Minggu, 09 Desember 2012

Kamis, 06 Desember 2012

film pendek buat pacar

cerita tentang romantisnya anak laki-laki yang masih duduk di bangku SMA ini, membuat saya ingin sekali pacarin ini anak haha. karna takut di panggil kakak girang, jadi disempen aja deh niatnya buat adik saya o,O



somay..


Ada cerita, Ada film

kalo ga ada yang punya cerita, itu artinya film ga akan tercipta hahahaha jelas ga jelas yang penting cerita terus jadi film.

saat gua punya cerita terus bingung gimana caranya mengekspresikan apa yang mau gua ceritain biasanya gua ambil kuda kuda terus bergerak semau gua, jadi ERROR gitu.

suka atau ga suka, gua mau cerita, betapa error nya orang-orang ini (.,.)


yang ini (.,.)


apa lagi yang ini o,O



emmm, itu bukan gua !
 tungguin aja....

Rabu, 05 Desember 2012

error storry in my live (warning)

  1. Hati-hati penipuan melalui telpon.
     
     saat saya ingin pergi meninggalkan rumah tiba" telpon rumah saya berdering, lalu saya angkat dengan mengucapkan salam.

    (suara anak muda meringis dengan logat batak)
    "mama tolong aku mama, aku di kantor polisi. aku di tangkap karna dijebak teman"
    (saya tanya)
    "ini siapa?"
    (anak muda itu terus meringis dan meminta tolong)
    (saya mulai sadar saat anak muda itu menyerahkan telponnya pada orang yang di
    a bilang polisi yang menangkapnya)
    "halo, ibuuu ini anak ibu tertangkap tengah menggunakan barang haram narkoba"
    (saya jawab dan meladeninya dengan logat batak)
    "yang benar kau? alaamaaaak "
    (orang yang mengaku polisi)
    "iya ini ibu, sejak tadi anak ibu menangis terus. kalau boleh saya tau siapa nama anak ibu ini ?"
    (saya jawab asal saja)
    "yudisara bapak"
    (tiba" anak muda itu kembali bicara ditelpon)
    "mak, bantu yudi mak. yudi janji tidak akan mengulanginya lagi mak"
    (saya minta bicara dengan polisi palsu itu lagi)
    "pak bunuh saja anak saya yang bapak tangkap itu, anak saya terlalu banyak pak. pusing saya"
    (anak muda itu kembali bicara dengan kata" kasar)
    "B*b* memang mamak ini"
    (saya tertawa)
    "hahaha"
     
     

Senin, 03 Desember 2012

trailer film pendek

Persahabatan Atau Cinta - Official trailer




Film pendek / short movie






"Maybe My Love"


(Gambaran kebersamaan )
Irfan dan nisa, dua sahabat sedari kecil yang kini telah duduk di bangku SMP yang berbeda dan memiliki sahabat baru yang berbeda.  Namun, mendapat teman baru bukan hal yang mampu memisahkan tali persahabatan mereka. Mencuri waktu untuk bermain bersama sudah menjadi suatu kebiasaan yang menyenangkan buat mereka lewati bersama. Menyusuri tempat yang sering mereka datangi, sampai tempat tempat yang mereka baru datangi tanpa ada rasa lelah atau  jenuh sedikitpun. Senang dan bahagia dengan rasa saling menjaga selalu terpancar. Sampai suatu ketika mereka mulai mengenal apa itu CINTA.
Sesampainya nisa dirumah bersama angel dirumahnya untuk belajar bersama.
Scene 1.
(dikamar nisa)
Angel 
: lu biasa sendirian ya dirumah ? sepi banget, nyokap lu kemana ? bokap ? kakak ? adik ?
(sambil terus bertanya).
Nisa     : nyokap gua kerja, gua Cuma tinggal sama nyokap, bokap udah lama meninggal dan gua anak satu satunya.
Angel  :#menghela nafas#  “pantes..”
Nisa     : pantes apa ?
angel   : emm, pantes sepi. Anak satu satunya tooh..”
nisa     : iya
angel   :kalo dirumah gua itu ga pernah sesepi ini makannya gua suka susah belajar. Gua tuh anak kedua dari 4 bersaudara jadi rumah suka bising sama suara anak kecil .....(angel terus bercerita sambil menulis tugasnya)
(nisa yang sedang menulis sesekali menoleh kearah angel)

Scene 2.
(rumah)
(Malam hari saat irfan menelphone nisa)
irfan    : hey , niiiis “
nisa     : hey (dengan wajah sumringah menerima telphone)
irfan    : gimana hari ini disekolah ?
nisa     : seru deh.
irfan    :oh ya ?
nisa     : iya, tadi angel juga sempet main kerumah lucu deh orangnya rame banget.  Mau kenal ga ?
irfan    : waah, cantik ga ? mau dong mau ...
nisa     : yeeeee genit ..
irfan    : ko genit si hahaha
(tertawa bersama)
 
scene 3.
(bel berbunyi “saat pulang “)
(irfan dan teman-temannya menuju gerbang sekolah)
tara     : jadinya belajar dirumah doni ya.
rani     : ayo aja.
(saat teman lainnya mengangguk)
Dony   : ko dirumah gua? Kenapa ga di rumah irfan ?
irfan    : eits, ga bisa ga bisa.. gua ada perlu jadi ga bisa ikut belajar bareng kalian deh “sorry ya” (sambil menepuk bahu dony keras” dengan langkah seribunya irfan )
(teman-teman yang gaduh terus berteriak pada irfan)
Shella  : “irfan mau kemana siiiih”
(irfan yang hanya menoleh dan terus melangkah)
Tara     : yaudah deh biarin aja si irfan.
suci      :yaudah yuk, kerumah dony kan ?
Anita   : iyaaaa kerumah dony, iya kan don ? (merangkul dony dam menariknya sambil terus berjalan)
Dony   :emm, iya (wajah pasrah)

Scene 4.
(dikamar irfan sedang bersiap” untuk bertemu dengan nisa yang ingin mengenalkan temannya)
Aldi     : jiah, ngapain lu ? (kakak irfan yang tidak sengaja lewat depan kamar irfan yang tidak tertutup lalu masuk)
irfan    : apaan si lu bang !?(dengan ketus)
aldi      : #tertawa# mau kemana si ? ganjen lu cupu (sambil mengacak” rambut adiknya yang sedang menyisir lalu pergi)
irfan    :#menghela nafas (dengan wajah kesal lalu merapihkan rambutnya)

Scene 5.
rumah nisa
(irfan yang awalnya sangat antusias untuk datang kerumah nisa malah tertidur di bangku teras rumah nisa karna cukup lama menunggu nisa yang tak kunjung pulang)
(selang beberapa menit irfan tertidur nisa dan angel sampai rumah dan di kejutkan oleh suara dengkuran)
irfan    : zzzzzzzz
angel   : suara apaan tuh nis ? (bingung)
nisa     : hah ? (mencari sumber suara dan melihat irfan yang tidur mengangah di bangku terasnya) irfaaan !!” (mengejutkannya)
irfan
    : (terbangun dari tidur lalu berdiri) nisa”
nisa     : ngapain tidur disitu ?

irfan    : gua, gua kan nunggu lu. Gua pikir lu udah pulang, eeh taunya rumah lu masih kosong. Jauh” gua kesini masa gua harus pulang lagi, jadi yaudah gua tunggu lu disini deh. sampe ketiduran.#menghela nafas
nisa     : #tertawa# ya ampuun kodook, yaudah yaudah masuk yuk. Kasian udah nunggu kelamaan.
(irfan duduk di ruang tamu)
nisa     : bentar ya.
irfan    : ok.
(nisa menuju kamarnya untuk berganti pakaian diikuti oleh angel yang lalu bertanya)
angel   : nis, irfan itu siapa ? cowo lu ?
nisa     : #tertawa# bukan ngel, dia sahabat gua dari kecil.
angel   : emh, lucu juga” (samar”)
nisa     : kenapa ngel ?
angel   : oh, enggak ko gpp. (duduk di kasur)
nisa     : yuk gua kenalin ke irfan. (selesai berganti pakaian lalu berjalan keluar mengajak angel)
(gambaran angel dan irfan berkenalan lalu bercengkrama bersama )

Scane 6.
dijalan pulang.
(angel terus membicarakan irfan dan menanyakannya pada nisa, menunjukan bahwa dia tertarik pada irfan sahabat nisa)
#gambaran.


scane 7.
dikamar irfan yang sedang santai dengan laptopnya. (#handphone berdering)
irfan    : hallo ?
voice   : hallo irfaan.. lagi ngapain ? sibuk ga ?
(suara perempuan yang ga tau siapa tiba” banyak tanya)
irfan    : eee.. siapa ni ?
angel   : ya ampuun , sampe lupa sebut nama ya gue.. ini angel”
irfan    : angel ?
angel   : angel temennya nisa, faaaan” (nada mulai bt)
irfan    : oh, iya iya angel. Sorry gua hampir lupa.
angel   : #tertawa# iya gpp ko.
irfan    ::#tertawa# kenapa ngel ?
angel   : oh, gpp. Pengen ngobrol-ngobrol aja, sibuk ga ?
irfan    : eem, gitu. Ga ko ngel gua lagi santai aja ni.
angel   : emang lagi ngapain?
(terus bercengkrama dan tertawa)
(secara kebetulan nisa mencoba menghubungi irfan beberapa kali) # nomer yang anda tuju sedang sibuk, cobalah beberapa saat lagi#

Scane 8.
by phone.
irfan    : selamat pagiiii .
nisa      : pagiiiii kodoook, semalem sibuk banget si susah gua telpon.
irfan    : oh kangen yaa ? haha
nisa      : iuh, iseng aja..
irfan    : hmm.. haha.. eh, udah rapih ? gu jemput ya..tunggu 5 mnt gua di depan rumah luu ok daaah.
(nisa menutup telphone)
(irfan menyampar ke rumah nisa untuk mengajaknya berangkat sekolah bersama)
Irfan    :  Nisaaaa !! (beberapa kali)
nisa     : iyaaaa, bentar fan.
irfan    : ok !
(tak berapa lama nisa lalu berlari keluar mengejutkan irfan dan merekam irfan yang sedang latah lalu meninggalkannya, irfan yang bingung lalu mengejar nisa yang meninggalkannya dan menyusul lalu mengurangi kecepatan untuk jalan)
irfan    : nisa tunggu !! rese bangt si !! # menghela nafas.
nisa     : #tertawa tanpa henti
irfan    : apaan sih nis ? ko lu malah ketawa gitu? Apa yang lucu coba ? lu lari” keluar rumah terus ninggalin gua kaya tadi ?
(nisa lalu menunjukan videonya yang tadi sempat dia abadikan dalam minicamenya)
nisa     :#terus tertawa# “sekarang gua tanya sama lu, apa yang lucu coba ? (nisa lari)
irfan    :  nisaaaaaaa !! (mencoba mengejar)
*misic*

Scane 9.
(sesampainya irfan di depan gerbang sekolah dan berpisah dengan nisa yang masih berjalan menuju sekolahnya. tanpa disengaja dony memergoki irfan yang sedang melambaikan tangan pada nisa)
Dony   : daaaah.. (mengikuti gayanya irfan yang sedang melambaikan tangan)
irfan    : apaan sih ? (terkejut dengan senyum yang meredup)
dony   : cieee, siapa tuh ? pacar ?
irfan    : #hanya menoleh dan terus jalan.


Scane 10.
depan kelas.
doni    : emm, pantes sering pulang cepet.
irfan    : “” (terus mendengarkan headset)
dony   : fan, irfan.. siapa tuh cewe ? pacar bukan ? kalo bukan, bisa kali buat gua haha.
irfan    : hah ? lu pikir dia barang bisa di minta ? dia temen gue, ntar gua kenalin kalo ada waktu.
dony   : yaaah, so sibuk lu !!  eh , tapi beneran kenalin ya fan.
(tanpa sengaja berpapasan dengan klompok belajar mereka “cewe-cewe bawel”)
irfan    : don, cewe” lu tuh lu urusin haha gua cabut, mau ke perpus.
dony   : yah , fan..fan gitu luu.. giliran yang begini aja lu ninggalin gua. Fan !!
(cewe” bawel )
shella  : irfaaaaaan !! iiih, irfan mau kemana sih don ? BT deh.
tara     : ish, berisik lu centil !!
rani     : iya berisik lu shel, irfan kan punya gue.
shella  :iiiiiiih, punya shela tau !!
anita   : aduuuh apaan sih lu pada!! Berisik !! diem deh.
dony   :emm.. gua.. gua ada urusan ni.. (coba buat ninggalin cewe” bawel)
tara     : heh ! mau kemana lu, sini dulu ! (menyenggol suci memberi isyarat)
dony   : aduh, ada apa ya tar ? gua mau (di potong)
Suci     : sebentaaaar !! gua Cuma mau nanya, si irfan kenapa ga pernah mau dateng kalo di ajak belajar bareng ? selalu aja ada alasannya.
Dony   : emm, gua.. gua juga ga tau dia kenapa.. sakit kali.. udah ya daaah ..(kabur)
shella  : what ? my bebe irfan sakit ? no..no..no.. shella harus kasih perhatian lebih ni kalo begitu.
anita,tara,suci            : SHELLAAAAA !!!...
(shella terkejut lalu terdiam)
rani     : tau shelaa !! huuu
tara     : berisik !!!..
(lalu pergi bersama)

 
Scene 11.
(siang itu nisa pulang sekolah berjalan seorang diri menuju toko film dekat sekolahnya untuk mencari film yang dia inginkan. Lalu mampir ke cafe sebelah untuk sekedar baca novel dan minum juce)
(irfan yang sedang di jalan pulang diantar oleh dony menggunakan dony tidak sengaja melintas didepan cafe tempat nisa sedang santai, dan segera menyuruh dony yang sedang menyetir berhenti.)
irfan    : don, don berhenti don..
(dony yang terkejut sontak menekan rem motor secara mendadak)
dony   : kenaapaa si faan ?
irfan    : nisa.. nisa disana.. muter, muter, muter..
(dony yang bingung lalu memutar balik arak setirnya ke cafe yang dimaksud irfan)
(irfan turun dan menghampiri nisa yang sedang sibuk membaca, dony sedang memarkir motornya dan lekas menghampiri irfan yang sedang berbicara dengan nisa)
#gambaran irfan menganalkan dony dan nisa

Scene 12.
(malam itu saat irfan sedang dirumahnya tiba” bel berdering, irfan lekas membuka pintu untuk melihat siapa yang datang. Angel menoleh dan menyapa irfan yang baru saja membuka pintu rumahnya untuk menyambutnya)
Angel   : irfan ..
irfan    : angel ?
(lalu mereka berbincang di teras sampai akhirnya angel mengungkapkan apa yang dia rapa terhadap irfan)
angel   : emm.. fan, aku mau jujur sama kamu.
irfan    : ??jujur apa ngel ?
angel   : emm..ada yang marah ga kalo aku..aku suka sama kamu “
irfan    : “” hanya dengan wajah terkejut dan bingung””
angel   : fan ? irfan ?
irfan    : “”(hanya menoleh lalu berpaling dan menghela nafas saat mulai berfikir)
angel   : aku tau ini terlalu cepat.. tapi aku Cuma mau kamu tau kalo aku emang bener suka sama kamu fan” (angel yang merasa kejujurannya tanpa jawab memilih untuk mengambil langkah perlahan pergi.  Namun saat beberapa langkah angel beranjak dari tempatnya irfan pun lekas menghampiri angel dan menahannya lalu bicara)
irfan    : angel tunggu !.. kamu mau jadi pacar aku ?”
angel   :””( terdiam dan perlahan tersenyum)
#gambaran bersama



Scene 13
(di malam yang sama saat irfan bersama angel, nisa sedang merapihkan buku” pelajarannya yang harus di bawa besok ke sekolah tiba-tiba handphone berdering)

nisa      : hay don..
dony    : hay, lagi ngapain ?
#gambaran berbincang
Scene 14
(malam itu  dirumah Nisa. Angel dan Nissa sedang bercengkrama,saling sibuk membicarakan gebetan masing”)
#gambaran berbincang
Tidak lama Angel pulang dan Nisa menutup pintu, tiba” handphone berdering.

Scene 15
#gambaran kebersamaan Angel dan Irfan
Saat dirumah Irfan, angel menunggu Irfan yang sedang mengambilkannya air minum. Tanpa sengaja Angel yang memperhatikan sekelilingnya melihat suatu ruangan dalam keadaan pintu terbuka. Karna penasaran Angel menhampiri ruangan tsb dan masuk. Terlihat foto kebersamaan irfan dan nisa yang menunjukan persaan irfan yang tertarik pada nisa. Angel menangis dan meninggalkan rumah irfan,ternyata kejadian itu dilihat oleh kakannya irfan, Aldi. Saat Irfan datang dan menyadari angel pergi :
Irfan    : Angel ? (bingung)
Aldi      : hmm.. itu siapa?
Irfan    : Temen gue. Eh dia kemana? Trus dia kenapa?
Aldi      : Lah mana gue tau. (sambil belalu)
Irfan    : huft... (ekpresi resah)

Scene 16
Selang beberapa hari...
(nisa kerumah Angel karena merasa tidak ada kabar dari angel tentang hubungan angel dan irfan,biasanya angel akan curhat. Tetapi beda dengan belakangan ini. Saat bertamu kerumah angel, nisa ditanggapi dengan dingin.
Nisa     : ngel? Kemana aj lu? (dengan nada riang ingin tau)
Angel   : ah.. gak kemana mana kok w. (ekspresi dingin)
Nisa     : lu gak kayak biasanya ngel, kenapa belakangan ini gak ada kabar. Di sms Cuma bales
singkat, ditelpon jawabnya Cuma begitu.
Angel   : kan w udah jawab tadi nis, klo gue gak kenapa kenapa. (ekpresi dingin dengan menutupi sesuatu yang ada)
#nisa mulai bete dengan tanggapan Angel yang dingin, lalu pulang dengan perasaan bingung.

Scene 17
Saat nisa di teras rumahnya sedang memikirkan sikap angel yang mendadak aneh, tiba” irfan datang dan duduk di sebelahnya. Nada bertanya “fan””nis”(bersamaan), nisa bicara :
Nisa: “ fan, gimana hubungan lo sama angel? Kok dia agak aneh ya?”
Irfan: “ga gimana gimana”
Nisa: “ tadi gue ke rumah dia, tapi dia malah nyuruh gue balik”
Irfan: “nyuruh lo balik? Gue jg ga ngerti dia knp nis. Terakhir dia kerumah gue, gatau kenapa tiba-tiba dia buru-buru balik gitu. Gimana hubungan lo sama dony?”
Nisa: “dony baik, kayaknya gue suka sama dia” (wajah yang mendadak tenang lalu menyandarkan kepalanya ke pundak irfan).

Scene 18 .
Sore itu angel sendiri sedang duduk di taman. Tak lama dia memandangi alam sekitarnya tiba-tiba seorang pria mendekat dan duduk di sampingnya dan mengajaknya bicara.
Aldi      : “hay..
angel   : ka’aldi ?
aldi      : kenapa sih, ko bengong sendirian disini ? ada masalah ?
angel   : emm.. kalo boleh aku tau, sebenarnya irfan itu suka sama nisa sejak kapan ka ?
(perbincangan yang pada akhirnya menperjelas tentang irfan dan angel.)

Scene 19
Angel sedang menunggu irfan di teras rumahnya irfan. tak lama kemudian irfan datang dan melihat angel duduk di bangku teras rumahnya.
Irfan    : angel ?
angel   : fan .
irfan    : dari kapan disini ? kamu kenapa ?(bertanya dengan langkah menghampiri angel)
angel   : kamu jahat fan (menampar irfan dengan emosi tinggi)
irfan    : ngel !? kamu kenapa ? ada apa ? jelasin dulu sama aku .
angel   : (diam dengan emosi yang mereda lalu memeluk irfan)
irfan    : angel ? (irfan lalu membawa angel ke ruang tamunya)
(saat diruang tamu.)
angel   : kenapa fan ? kamu bohongin aku, bohongin nisa,kamu bohongin perasaan kamu sendiri . apa kamu sadar ? sikap kamu itu udah nyakitin aku. Aku sayang sama kamu fan, tapi aku sadar aku ga bisa maksain kamu buat sayang sama aku. Jujur fan, kamu harus jujur sama nisa. Kamu harus bilang kalo kamu sayang sama dia.
irfan    : maafin aku ya ngel, aku salah, aku yang bodoh udah maini perasaan wanita setulus kamu. Maaf kalo akhirnya aku harus nyakitin kamu. Aku sayang sama nisa ngel. Aku janji, aku akan jujur sama nisa kalo aku sayang sama dia. Makasih ya ngel (irfan memeluk angel)

Scene 20.
#gambaran nisa jalan di mall dan melihat dony jalan mesra dengan wanita.

Scene 21.
sore itu saat nisa sedang galau karna melihat dony sedang jalan sama wanita lain, tiba-tiba ber rumahnya berbunyi. Nisa lekas menghapus air matanya dan membukakan pintu rumahnya untuk melihat siapa yang datang  dan ternyata irfan . irfan yang datang dengan setangkai bunga mawar di tangannya dan berniat untuk mengungkapkan perasaannya disamput pelukan dan air mata nisa yang terus menetes dan membasahi pundaknya.
Irfan    : nisa, kamu kenapa? (menjatuhkan bunganya untuk menenangkan nisa)
nisa     : dony ga suka sama aku fan, dia punya pacar. Aku liat dia jalan sama cewe tadi siang di mall (dengan nada sedih)
irfan    :
dia emang ga pantes buat kamu. Maafin aku ya, harusnya aku ga ngenalin dia ke kamu.
nisa     : ini salah aku fan. aku yang terlalu percaya diri, harusnya aku tau kalo dia Cuma anggap aku teman.
irfan    :
aku harus pergi sekarang, jaga diri kamu dirumah baik-baik ya. (irfan lalu pergi terburuburu)
nisa     : menemukan bunga yang irfan jatuhkan.

Scene 22.
Irfan menghampiri dony dan berkelahi.

Dony   : kenapa sih lo fan !? ada apa !?
irfan    :#menghela nafas.  (melepaskan genggamannya dari kerah baju dony).
dony   : apa yang buat lu semarah itu sama gua!?
irfan    : ga ada yang ngijinin lo buat bikin nisa nangis.
dony   : hah ? bikin nisa nangis ? gua ga ngerti man.
irfan    : pura-pura bego lu !! (melayangkan pukulan pada dony)
dony   : gua ga pernah ngerasa udah bikin nisa nangis, tunggu tunggu fan (saat irfa mencoba memukulnya lagi) kenapa lu ga coba buat jelasin dulu ke gua.
irfan    : nisa suka sama lu, dan dia pikir lu juga suka sama dia. Tadi siang dia liat lu jalan sama cewe.  Dan itu bikin dia sedih.
dony   : lu sayang sama dia ?
irfan    : apa perlu gua jawab pertanyaan lu !!?
dony   : (diam) tolong sampein maaf gua buat nisa, gua ga bisa kasih perasaan gua lebih buat dia.
(irfan lalu pergi meninggalkan dony)

scene 23.
Saat irfan sedang merenung di balkon rumahnya. Tiba-tiba ada seseorang yang bertanya di belakangnya.
Nisa     : apa kemarin kamu bawa bunga ini buat aku fan ?
(saat irfan menoleh ke arah sumber suara)
irfan    : nisa ?
nisa     : aku sayang fan sama kamu. Maaf ya kalo aku sempet bego udah nyuekin kamu.
 (irfan tersenyum lalu memeluk nisa).

nisa bercerita (persahabatan kita lancar dengan rasa saling menyayangi jadi makin sempurna deh).
irfan bercerita (gua emang sempet marah sama dony gara-gara dia udah bikin cewe yang gua sayang meneteskan airmata, tapi kalo gua tau nisa nangisin cowo yang deketin dia dan yernyata cowo itu Cuma mau tau lebih tentang gue, ga janji deh gua marah haha yang ada gua ketawain hahaha..) #gambaran dony 


Penulis naskah : Mega syafriliani ( @megasyaf )

PH   : Movie Production (
Follow us @movieproductio2 )

 copyright 2012 MovieProduction

Sabtu, 10 November 2012

Film pendek / Short movie

Film pendek merupakan primadona bagi para pembuat film indepeden. Selain dapat diraih dengan biaya yang relatif lebih murah dari film cerita panjang, film pendek juga memberikan ruang gerak ekspresi yang lebih leluasa. Meski tidak sedikit juga pembuat film yang hanya menganggapnya sebagai sebuah batu loncatan menuju film cerita panjang.

Film pendek pada hakikatnya bukanlah sebuah reduksi dari film cerita panjang, ataupun sekedar wahana pelatihan belaka. Film pendek memiliki karakteristiknya sendiri yang berbeda dengan film cerita panjang, bukan lebih sempit dalam pemaknaan, atau bukan lebih mudah. Sebagai analogi, dalam dunia sastra, seorang penulis cerpen yang baik belum tentu dapat menulis cerpen dengan baik; begitu juga sebaliknya, seorang penulis novel, belum tentu dapat memahami cara penuturan simpleks dari sebuah cerpen.
Sebagai sebuah media ekspresi, film pendek selalu termarjinalisasi –dari sudut pandang pemirsa- karena tidak mendapatkan media distribusi dan eksibisi yang pantas seperti yang didapatkan cerpen di dunia sastra.
Secara teknis, film pendek merupakan film-film yang memiliki durasi dibawah 50 menit (Derek Hill dalam Gotot Prakosa, 1997) . Meskipun banyak batasan lain yang muncul dari berbagai pihak lain di dunia, akan tetapi batasan teknis ini lebih banyak dipegang secara konvensi. Mengenai cara bertuturnya, film pendek memberikan kebebasan bagi para pembuat dan pemirsanya, sehingga bentuknya menjadi sangat bervariasi. Film pendek dapat saja hanya berdurasi 60 detik, yang penting ide dan pemanfaatan media komunikasinya dapat berlangsung efektif. Yang menjadi menarik justru ketika variasi-variasi tersebut menciptakan cara pandang-cara pandang baru tentang bentuk film secara umum, dan kemudian berhasil memberikan banyak sekali kontribusi bagi perkembangan sinema.