Senin, 05 Desember 2016

TEORI KOMUNIKASI

PERSPEKTIF, RAGAM, DAN APLIKASI
(Dr. Syaiful Rohim, M.Si.)

Komunikasi politik perempuan
      Sering kali perempuan yang akan menjadi calon legislatif tidak mempunyai kemampuan komunikasi politik yang andal. Terkesan malu-malu dan tidak dapatt meyakinkan publik pemilihnya bahwa layak untuk dipilih.
      Potensi perempuan sebagai komunikator politik perlu digarap dalam banyak kasus, perempuan sendiri tidak hanya mampu mengomunikasikan identitas dirinya sebagai perempuan tetapi juga menggomunikasikan agenda-agnda dan visi politiknya.

Partisipasi politik perempuan tidak saja dilakukan dengan memberikan suara, tetapi juga dilakukan dengan cara perempuanmencalonkan dirinya dalam kancah politik. Selama ini jumlah keterlibatan perempuan di dunia politik memang menunjukan progres yang menggembirakan. Tetapi kondisinya tidak menunjukan perubahan yang signifikan. Terlebih ketika media massa tidak menunjukan dukungannya melalui teknik liputan dan framing atau kerangka mengupas perempuan dalam diskursus politik. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar